Kamis, 01 September 2011

Pentingnya Mengajar Anak Menulis Tanpa Menulis (Mengajari Anak Menulis Huruf Dan Melatih Kekuatan Jari Dengan Menyenangkan)

Pentingnya Mengajar Anak Menulis Tanpa Menulis


b9design.ca
Saya pernah mengikuti kursus gitar di sebuah lembaga  musik. Saat pertama kali saya datang, sang guru tidak langsung mengajarkan teori bermain gitar.  Mengetahui jari-jari tangan saya terlihat lemah, dia mengajarkan beberapa tehnik menguatkan jari. Salah satunya dengan memainkan “do re mi fa sol la si do” mulai dari gerakan lambat, hingga cepat. Dalam hati saya bertanya,”Ini mah gampang… Belajar sendiri juga bisa.” Seiring perjalanan waktu, saya menyadari tujuan dari tehnik menguatkan jari tersebut. Ternyata setelah jari saya kuat, saya bisa lebih mudah menguasai tehnik bermain gitar yang lain.Bagaimana dengan tehnik belajar menulis untuk anak usia dini?



Secara teori,  anak-anak usia dini memang belum diijinkan menulis. Hal ini disebabkan karena dikhawatirkan anak-anak menjadi lemah dalam peningkatan kecerdasan yang lain. Misalnya kecerdasa sosial, motorik, emosional, dan lain-lain, karena otak sudah terbebani dengan teori-teori menulis yang tentu saja bisa membuat anak menjadi capek untuk mengembangkan kecerdasan-kecerdasan mereka yang lain.

Itulah kenapa PAUD dan TK, anak lebih banyak diajarkan “teori menulis” dengan cara mengajak mereka bermain wax (lilin  lembek), mewarnai, menggambar, meremas-remas kertas, senam jari, bertepuk tangan, dan permainan-permainan yang lain yang bertujuan untuk menguatkan jari anak-anak tanpa banyak memberikan teori. Bahkan ada beberapa pendidik PAUD yang  sengaja mengajak anak-anak untuk membawa pensil  berukuran besar saat  menggambar atau menulis, supaya apa? Supaya anak-anak bisa merasa lebih ringan saat menggunakan pensil berukuran lebih kecil.

Walaupun kadang kita  bisa sedikit-sedikit memberikan teori menulis, misalnya cara membuat  huruf A sampai Z, kita jangan memarahi atau menyalahkan mereka (apalagi dengan nada keras), yang bisa mengurangi mood mereka untuk belajar menulis atau bahkan bisa membuat anak-anak menjadi STRESS. 
Jadi bila buah hati kita belum bisa menulis dengan baik, jangan paksa mereka menulis (terutama yang berusia di bawah tujuh tahun). Namun biarlah mereka bermain dan melakukan aktivitas-aktivitas lain, yang bisa menguatkan otot-otot jari mereka. Saya yakin, kalau otot-otot jari mereka kuat, mereka pasti akan mampu menulis dengan baik dan lebih cepat. Seperti saya yang kini bisa bermain gitar dengan baik (meski tidak jago…. Hehehehe), semua karena jari-jari saya sudah cukup kuat untuk memainkan beberapa akord gitar.


Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan: Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...